Sunday, November 18, 2012

Tanda akhir hayat seseorang apakah Husnul Khatimah atau Su-ul khatimah

Seorang Shahabat Rasulullah SAW yg bernama Salman Al-farisi berkata : “aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Perhatikanlah seorang mayyit ketika saat kematiannya pada 3 perkara :
1. Apabila keningnya berbintik-bintik (berkeringat)
2. Kedua matanya meneteskan airmata
3. Keluar air dari kedua lubang hidungnya.

Maka itu adalah tanda Rahmat dari Allah SWT sedang turun kepadanya (Husnul Khatimah/baik pd akhir hayatnya), Dan jika ia mengerang seperti orang mengigau, dan memerah warnanya dan menghitam kedua sudut mulutnya, maka itu tanda Azab dari Allah sedang turun kepadnya (Su`ul khatimah/ buruk pd akhir hayatnya)
Tanda-tanda su`ul khatimah ada 4 perkara :
1. Meremehkan shalat.
2. Minum khamr (Ganja, Narkoba, sabu dll)
3. Durhaka kepada orang tua
4. Mengganggu kaum muslimin

Diantara yang mewariskan khusnul khatimah termasuk ketentuan yang baik yang di ridhai Allah adalah bersangka baik, aqidah (keyakinan) yang benar aqidah Sayyidina Muhammad SAW, Ahlussunnah Waljamaah, Aqidah yang lurus, haq, benar, tidak menyimpang dan tidak ada keraguan sedikitpun bahwa Allah itu Maha Ada, Allah itu bukan menetap disuatu tempat, baik itu diatas, di langit, diatas langit, di arsy, diatasnya arsy, di bawah, di samping, di depan, di belakang.

Kecintaan yang ikhlas lahir dan bathin kepada para nabi, para utusan Allah, sahabat-sahabat mereka dan para wali Allah yang di dekatkan kepada Nya

Begitu juga kepada orang2 mukmin yang shaleh, para ulama yang mengamalkan ilmunya dan secara umum kepada muslimin dan muslimat

Sabda Nabi SAW :”barang siapa yang mencintai suatu kaum, maka akan dikumpulkan bersama mereka (dihari kiamat), walaupun tidak beramal dengan amal-amal mereka (HR Bukhari)

Semoga Allah memasukkan kita ke dalam kelompok ahlussa`adah (kebahagiaan) yang tidak ada lagi kehinaan selamanya di alam barzakh, akhirat dan memasukkan kita ke dalam kelompok terindah para pecinta Sayyidina Muhammad Shalallahu alaihi wasallam

Monday, November 5, 2012

عوامل للجرجاني Terjemahan Awamil Jurjani (OLeh Tgk Muhammad Rizal Al-Asyi : Pimpinan Pengajian Raudhatul Muta'allimin)


.... العوامل للجرجاني....
العَوَامِلُ فِى النَّحْوِ مِائَةٌ لَفْظِيَّةٌ وَ مَعْنَوِيَّةٌ

برمل سكل عامل يع ثابت اي سكل عامل د دالم كتاب نحو إتو سراتوس
 منا٢ سراتوس،  عامل لفظى دان عامل معنوى
لَفْظِيَّةٌ : عامل لفظى
وَ : دان
مَعْنَوِيَّةٌ : عامل معنوى


العَوَامِلُ : برمل سكل عامل
فِى النَّحْوِ : يع ثابت اي سكل عامل د دالم كتاب نحو
مِائَةٌ : إتو سراتوس

Tuesday, August 7, 2012

FADHILAH SHALAT TARAWIH






Diriwayatkan dari Ali Bin Abi Thalib RA bahwasanya berkata ia : Nabi Muhammad SAW pernah ditanya tentang kelebihan Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan, maka beliaw bersabda :
MALAM
KEUTAMAAN
PERTAMA
SEORANG MUKMIN AKAN DIKELUARKAN DARI DOSANYA SEPERTI IA DILAHIRKAN DARI PERUT IBUNYA


KEDUA
DIAMPUNKAN BAGINYA DAN BAGI KEDUA IBU BAPAKNYA JIKA KEDUNYA ITU BERIMAN


Wednesday, June 20, 2012

Tata Cara Shalat Tasbih( كيفية صلاة التسبيح)


SHALAT TASBIH (صلاة التسبيح )

Shalat sunat tasbih adalah shalat sunat yang di dalamnya dibacakan kalimat tasbih sebanyakk 300 kali dalam 4 (empat) rakaat. Dalam tiap-tiap rakaat dibacakan tasbih sebanyak 75 kali.
Adapun bacaan tasbihnya adalah sebagai berikut:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Setiap akhir bacaan (setelah 15 / 10 kali bacaan) menurut tempatnya ditutup dengan bacaan
ولا حول ولا قوّة إلاّ بالله العليّ العظيم
Niat shalat tasbih:
أصلّى سنة التسبيح ركعتين لله تعالى

Thursday, June 14, 2012

SHALAT HADIAH DARI ORANG HIDUP KEPADA ORANG YANG SUDAH MENINGGAL

Mengenai shalat hadiah kepada orang yang baru meninggal dunia atau yang sudah lama meninggal dunia, dapat dilakukan setiap saat bagi sanak keluarga (kerabat) atau sahabat almarhum / almarhumah. Amalan ini telah dilakukan oleh para shalaf dan khalaf dari kalangan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Oleh karenanya, maka bagi yang mengamalkannya disyaratkan memenuhi salah satu syarat yaitu bertaqlid kepada Imam Syafi’i.
Diriwayatkan dari Nabi SAW, bahwasanya Beliau bersabda : “Tiada jua datang atas mayit yang terlebih keras pada malam yang pertama, maka kasihanilah kamu akan dia dengan shadaqah. Maka barang siapa tidak mampu olehnya akan shadaqah, maka hendaklah ia sembahyang dua raka’at, pada tiap-tiap raka’at membaca : Surat Al-Fatihah (1x),  Ayat Qursi (1x), Surat Al-Hakumuttakattakasur (1x),  dan Surat Al-Ikhlas (10x)”.